Tag: H Nadalsyah

  • Kabar Duka Kalteng: H. Nadalsyah (Koyem) Meninggal Dunia, Tinggalkan Jejak Politik Panjang dari Barito Utara hingga Pilgub

    Kabar Duka Kalteng: H. Nadalsyah (Koyem) Meninggal Dunia, Tinggalkan Jejak Politik Panjang dari Barito Utara hingga Pilgub

    SAMPIT, Kanalindependen.id – Kabar duka mendalam menyelimuti panggung politik dan masyarakat Kalimantan Tengah. Ketua DPD Partai Demokrat Kalteng yang juga mantan Bupati Barito Utara dua periode, H. Nadalsyah yang akrab disapa Koyem dilaporkan meninggal dunia pada Senin (5/10/2026).

    Kepergian sosok pimpinan politik daerah tersebut mengakhiri rekam jejak panjang pengabdiannya di struktur pemerintahan, kepartaian, hingga arena kontestasi tingkat provinsi.

    Kabar duka meninggalnya Nadalsyah dibenarkan secara resmi oleh Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), SP Lumban Gaol, merespons gelombang ucapan belasungkawa yang menyebar dari jajaran kader Demokrat.

    “Benar, kami mendapat kabar bahwa beliau telah meninggal dunia,” ungkap SP Lumban Gaol singkat, Senin (5/10/2026) malam.

    Hingga berita ini diturunkan pada Senin malam, informasi mengenai penyebab pasti meninggalnya Nadalsyah, lokasi rumah duka persemayaman, waktu pemakaman, serta prosesi penghormatan terakhir masih menunggu keterangan resmi pihak keluarga.

    Rekam Jejak Kepemimpinan: Dua Periode Barito Utara hingga Ketum ASBWI

    Sebelum memuncak di pucuk pimpinan Demokrat Kalteng, H. Nadalsyah dikenal luas sebagai peletak dasar pembangunan di Kabupaten Barito Utara. Ia mengemban amanah sebagai Bupati Barito Utara selama dua periode berturut-turut, yakni 2013–2018 dan 2018–2023.

    Selama satu dekade memimpin Barito Utara, namanya melekat kuat dengan akselerasi pembangunan daerah, terutama dalam konektivitas infrastruktur jalan dan jembatan serta pembukaan akses wilayah terisolasi.

    Usai purna tugas sebagai bupati, kiprah politiknya makin berkibar setelah dipercaya memegang tongkat kepemimpinan DPD Partai Demokrat Kalteng periode 2022–2026. Dari posisi inilah ia melangkah ke panggung elektoral tertinggi Kalimantan Tengah.

    Pada Pilgub Kalteng 2024 lalu, Koyem maju sebagai Calon Gubernur berpasangan dengan Supian Hadi (nomor urut 2). Pasangan Koyem-SHD berhasil meraih 468.925 suara dan finis di posisi kedua di bawah pasangan Agustiar Sabran–Edy Pratowo.

    Di luar arena politik dan pemerintahan, Nadalsyah juga merupakan pilar penting dalam dunia olahraga. Ia pernah memimpin KONI Barito Utara dan memegang jabatan nasional sebagai Ketua Umum Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI) periode 2021–2025.

    Wafatnya H. Nadalsyah (Koyem) merupakan kehilangan besar bagi peta politik dan kepemimpinan di Kalimantan Tengah. Figur Koyem memberikan pelajaran tentang konsistensi pengabdian dari tingkat daerah (bottom-up) hingga mampu menggalang dukungan hampir setengah juta pemilih pada Pilgub Kalteng 2024.

    Dedikasi Koyem dalam membangun aksesibilitas Barito Utara dan kepemimpinannya di ASBWI menjadi rekam jejak nyata yang patut diapresiasi oleh seluruh elemen masyarakat dan penerus kepemimpinan Kalteng.

    Kepergian Ketua DPD Demokrat Kalteng ini menyisakan duka mendalam sekaligus pekerjaan rumah bagi konsolidasi kepartaian Demokrat di Kalteng untuk meneruskan perjuangan dan cita-cita politik almarhum. (***)

  • Jejak Koyem sebelum Berpulang: Unggahan Terakhir, Pesan Warganet, dan Rencana Pemakaman

    Jejak Koyem sebelum Berpulang: Unggahan Terakhir, Pesan Warganet, dan Rencana Pemakaman

    SAMPIT, kanalindependen.id – Kurang dari sebulan sebelum wafat di Jakarta pada Senin malam (5/10/2026), sebuah potret rombongan motor trail di jalan tanah muncul di akun Facebook H Nadalsyah.

    Unggahan bertanggal 10 September 2026 itu menjadi yang terakhir tampak di akun mantan Bupati Barito Utara yang akrab disapa Koyem ini. Setelahnya, tak ada lagi publikasi baru hingga hari ia berpulang.

    Tidak diketahui pasti kapan foto diambil. Seorang warganet menyebut potret itu merupakan kenangan touring ke Durian Ramba.

    Kolom komentar dipenuhi doa agar ia sehat. Akun Mster T mengenang kehadiran Koyem sebagai saksi pernikahannya pada 2021 dengan menulis, “Pesan bapak sllu saya ingat, terlepas dari urusan POLITIK. kita semua saudara”.

    Satu akun menulis di unggahan itu, “Trabas pembukaan jalur lintas Provinsi tetap terukir dalam sejarah”.

    Akun Sakura M menulis, “Karya mu selalu dikenang di hati.”

    Seorang warganet dari Barito Selatan ikut mendoakan, dan satu akun dari Pulang Pisau menitip salam.

    Akun Reefani Petualang Romantis mengaku sudah pensiun, tapi “jujur kangen jalur trail super extrime Ranjah Daeh”. Akun Arul menulis, “Sehat selalu pak jangan kasih kendor gass.”

    Jalan Alternatif ke Palangka Raya

    Koyem pernah menjajal jalan alternatif ke Palangka Raya. Pemerintah Kabupaten Barito Utara mencatat bahwa pada 19 Februari 2019 ia menjelajah bersama puluhan rider lewat jalur Desa Lemo untuk melihat akses jalan.

    Lemo adalah desa kelahirannya. Menurut Pemkab saat itu, jalan alternatif diperkirakan dapat memangkas sekitar 100 kilometer perjalanan ke ibu kota provinsi. Sebuah ruas jalan menuju Durian Ramba disebut Jalan Nadalsyah.

    Wafat di Jakarta dan Rencana Pemakaman

    Kabar kepergiannya menyebar pada malam yang sama. Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi, Koyem meninggal dunia sekitar pukul 19.11 WIB di RS Siloam Jakarta.

    Jenazah direncanakan dibawa ke Muara Teweh pada Senin malam. Adapun pemakamannya direncanakan di kompleks Islamic Center Muara Teweh.

    Kompleks itu berpusat pada Masjid H Muhammad Sidik Islamic Center, yang diresmikan Koyem pada 20 Mei 2023 bersama Ustaz Abdul Somad saat ia menjabat bupati. Ia menyatakan pembangunannya tidak memakai dana APBD Barito Utara.

    Kabar Duka dan Rekam Jejak

    Pesan duka yang beredar memohon maaf atas nama keluarga jika almarhum, putra H Anton Idris, pernah khilaf.

    Junaidi dari DPD Partai Demokrat Kalteng, menyampaikan doa agar almarhum mendapat tempat terbaik dan keluarga diberi ketabahan.

    Koyem lahir pada 12 Maret 1965 sehingga wafat di usia 61 tahun. Ia menjabat Bupati Barito Utara dua periode, 2013 sampai 2018 dan 2018 sampai 2023, lalu maju sebagai calon gubernur pada Pilkada Kalteng 2024.

    Redaksi belum memperoleh keterangan resmi dari keluarga tentang penyebab wafat, cabang RS Siloam tempat almarhum wafat, dan jadwal pasti pemakaman hingga berita ini ditulis. (hgn/ign)