Tag: Hery Wahyudi Damkar

  • Geger UPS Ruang Server Disdukcapil Kotim Meledak Petugas Jaga Malam Hadang Api Hadapi Ancaman Kelumpuhan Data

    Geger UPS Ruang Server Disdukcapil Kotim Meledak Petugas Jaga Malam Hadang Api Hadapi Ancaman Kelumpuhan Data

    SAMPIT, Kanalindependen.id  – Kepanikan melanda Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada Senin malam (27/7/2026). Area krusial ruang server dinas tersebut mendadak membara hebat akibat ledakan pada perangkat elektronik. Beruntung, aksi heroik and respons super cepat dari petugas jaga malam berhasil mengunci pergerakan api sebelum melahap database kependudukan vital warga Kotim.

    Detik-Detik Korsleting UPS di Jantung Data Disdukcapil

    Teror api di kantor yang berlokasi di Jalan H.M. Arsyad, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang ini dilaporkan meletus sekitar pukul 19.19 WIB. Sumber petaka dipastikan berasal dari unit Uninterruptible Power Supply (UPS) komputer yang mendadak mengalami korsleting listrik di dalam ruang server.

    Di tengah kepulan asap tebal yang mulai menguasai ruangan seluas 3 x 3 meter tersebut, petugas jaga malam yang tengah bersiaga langsung melakukan tindakan penyelamatan darurat. Dengan keberanian tinggi, petugas jaga malam melancarkan pemadaman manual sederhana untuk menjinakkan kobaran api yang mulai menjilat perangkat UPS, mencegah api menyebar ke tumpukan kabel and server utama.

    Gempuran Peleton Dua Damkar and Operasi Overhaul

    Sinyal darurat kebakaran diterima Markas Komando Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim pada pukul 19.19 WIB. Menyadari objek yang terbakar adalah obyek vital negara, personel Peleton 2 langsung dimobilisasi penuh pada pukul 19.22 WIB and tiba di TKP lima menit kemudian (19.27 WIB).

    Disdamkarmat Kotim mengerahkan kekuatan penuh dengan tiga unit kendaraan, yakni Mobil Tangki Pemadam Kebakaran (MTPK) 13, Mobil Unit Pendukung Kebakaran (MUPK) 05, and satu unit Hilux Rescue, dibantu personel Pos Sektor Eka Bahurui, relawan, hingga PMI.

    Kepala Seksi Humas Disdamkarmat Kotim, Hery Wahyudi, mengapresiasi tinggi aksi sigap petugas jaga malam Disdukcapil.

    “Saat petugas tiba di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan secara manual oleh petugas jaga malam sehingga tidak sempat membesar dan merambat ke ruangan lain. Diduga sumber api berasal dari korsleting pada perangkat UPS di ruang server,” terang Hery Wahyudi.

    Guna memastikan keamanan total and mencegah api kembali menyala dari bara gambut di kabel, tim Damkar langsung melancarkan operasi overhaul atau pemeriksaan menyeluruh selama 14 menit. Operasi penjinakan api di ruang server ini resmi dinyatakan selesai pada pukul 19.42 WIB.

    Insiden terbakarnya UPS di ruang server Disdukcapil Kotim adalah peringatan keras betapa rentannya sistem pertahanan obyek vital negara terhadap kelalaian maintenance alutsista elektronik. Meskipun kerugian material ditaksir hanya sekitar Rp2 juta, ancaman non-materialnya jauh lebih dahsyat: kelumpuhan pelayanan kependudukan massal and potensi kerusakan database vital warga Kotim!

    Kanal Independen memberikan catatan kritis and evaluasi mendalam yang sangat tajam. Kegagalan fungsi UPS akibat korsleting di jantung data dinas membuktikan adanya kelemahan fatal dalam sistem pengawasan berkala instalasi kelistrikan and suhu ruang server Disdukcapil.

    Disdamkarmat Kotim telah memberikan imbauan yang tepat terkait rutinnya pemeriksaan instalasi listrik. Namun, bagi dinas sekelas Disdukcapil yang mengelola data sensitif, imbauan moral tidak cukup. Bupati Kotim didesak segera memerintahkan audit total terhadap kelaikan instalasi listrik, sistem fire suppression (pemadam api otomatis), and SOP perawatan perangkat elektronik di seluruh dinas layanan publik!

    Pemerintah Daerah tidak boleh bermain judi dengan keamanan data rakyat. Jangan tunggu sampai ruang server utama hangus total and database kependudukan lumpuh permanen di tahun 2026 ini baru pemerintah kelabakan melakukan perbaikan. (***)

  • Nyaris Kehilangan Tempat Tinggal Rumah Warga Kota Besi Selamat dari Amukan Api Berkat Respons Satu Menit Damkar

    Nyaris Kehilangan Tempat Tinggal Rumah Warga Kota Besi Selamat dari Amukan Api Berkat Respons Satu Menit Damkar

    SAMPIT, Kanalindependen.id  – Ketangkasan and kesiapsiagaan jajaran petugas di garis depan kembali menyelamatkan aset berharga warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Sebuah tempat tinggal milik warga di Jalan Tjilik Riwut Km 18, RT 08/RW 02, Kelurahan Kota Besi Hulu, Kecamatan Kota Besi, nyaris ludes dilalap si jago merah pada Rabu sore (22/7/2026). Beruntung, respons super cepat petugas pemadam kebakaran berhasil mengunci kobaran api sehingga struktur utama rumah tersebut masih dapat diselamatkan dari kehancuran total.

    Kronologi Mobilisasi Satu Menit dan Penilaian Situasi Taktis

    Sinyal bahaya pertama kali diterima oleh Markas Komando Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim sekitar pukul 17.01 WIB melalui laporan resmi Camat Kota Besi. Luar biasanya, hanya berselang satu menit setelah sinyal darurat masuk, armada beserta personel langsung meluncur menuju lokasi kejadian.

    “Laporan kami terima pukul 17.01 WIB dan petugas langsung bergerak pukul 17.02 WIB. Setelah tiba di lokasi, anggota terlebih dahulu melakukan size up atau penilaian situasi sebelum memulai proses pemadaman,” urai Kepala Seksi Humas Disdamkarmat Kotim, Hery Wahyudi.

    Operasi pemadaman digerakkan oleh satu unit mobil pemadam utama dari Pos Sektor Kecamatan Kota Besi di bawah komando Kepala Pos, Benny. Penanganan di lapangan berjalan sangat solid berkat kolaborasi taktis bersama barisan relawan RPAS yang bahu-membahu melokalisasi pergerakan api.

    Api Terkunci Kurang dari Dua Puluh Menit Tanpa Korban Jiwa

    Berkat kalkulasi serangan air yang presisi, kobaran api berhasil dilokalisasi sekitar pukul 17.25 WIB—kurang dari 20 menit sejak penanganan dimulai. Petugas melanjutkan proses pendinginan secara ketat untuk menyisir sisa bara api hingga operasi dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 17.45 WIB, and seluruh personel kembali ke markas pos sekitar pukul 18.12 WIB.

    Insiden yang terjadi di tengah musim kemarau ini dipastikan tidak menelan korban jiwa maupun korban luka-luka. Penyebab pasti munculnya api serta total estimasi kerugian material hingga kini masih dalam tahap pendataan and investigasi oleh pihak berwenang.

    Disdamkarmat Kotim kembali melempar imbauan tegas agar masyarakat senantiasa rutin memeriksa kelayakan instalasi listrik and memastikan kompor dalam kondisi mati total sebelum ditinggalkan guna mencegah musibah serupa.

     

    Keberhasilan menyelamatkan rumah warga di Kota Besi Hulu ini menjadi bukti otentik betapa krusialnya efisiensi response time (waktu tanggap) dalam manajemen bencana pemukiman. Pengerahan armada dalam waktu satu menit sejak laporan diterima adalah pencapaian operasional yang patut diacungi jempol and terbukti menjadi pembeda antara rumah yang selamat dengan rumah yang rata dengan tanah.

    Kanal Independen memberikan catatan evaluasi yang tajam. Respons kilat Pos Sektor Kota Besi bersama relawan RPAS harus dijadikan standar pelayanan minimal di seluruh wilayah Kotim. Pemerintah Kabupaten Kotim tidak boleh membiarkan keberhasilan ini berjalan tanpa dukungan anggaran yang berkelanjutan.

    Kesiapsiagaan Pos Sektor di tingkat kecamatan harus terus disokong dengan peremajaan armada, jaminan ketersediaan pasokan air tangki, serta penguatan sarana pendukung bagi barisan relawan masyarakat.

    Di tengah ancaman kemarau 2026 yang membuat material bangunan kayu makin rawan terbakar, performa taktis and respons cepat seperti ini adalah benteng utama dalam melindungi aset ekonomi and keselamatan jiwa warga Kotim. (***)