Tag: Infrastruktur Pasar

  • Siapkan Anggaran Rp200 Juta, Halaman Pasar Eks Mentaya Teater Kotim Dipaving Mulai November Ini

    Siapkan Anggaran Rp200 Juta, Halaman Pasar Eks Mentaya Teater Kotim Dipaving Mulai November Ini

    SAMPIT, kanalindependen.id – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyiapkan anggaran Rp200 juta untuk menata halaman Pasar Eks Mentaya Teater di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Sampit.

    Pekerjaan yang dijadwalkan mulai awal November 2026 itu berupa pemasangan paving pada area halaman berukuran 100 x 100 meter yang menghadap ke jalan utama.

    ”Mulai awal November, halaman Pasar Eks Mentaya Teater yang menghadap ke Jalan Jenderal Ahmad Yani akan dipasang paving, anggarannya disiapkan Rp 200 juta,” kata Muslih, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kotim.

    Pemasangan paving ditujukan untuk membuat permukaan halaman lebih tertata dan mendukung kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.

    Sebelumnya, area halaman pasar juga mengalami perubahan setelah wahana permainan yang berada di sisi kiri dibongkar. Sementara wahana permainan di sisi kanan masih dipertahankan.

    ”Pemasangan paving ini kami harapkan agar  halaman nampak lebih rapi dan tidak ditumbuhi rumput liar,” ujarnya.

    Teras dan Galeri Swalayan UMKM Ikut Ditata

    Selain halaman pasar, Diskoperindag Kotim juga menyiapkan pembenahan fasilitas Swalayan UMKM di Jalan Yos Sudarso yang berada di sisi barat dan bersebelahan tak jauh dengan Pasar Eks Mentaya Teater.

    Penataan dimulai dari bagian teras depan swalayan yang direncanakan dipasangi keramik. Area yang akan dikerjakan memiliki ukuran sekitar 6 x 6 meter dan dijadwalkan berlangsung pada November 2026.

    Pembenahan juga menyasar bagian dalam bangunan yang digunakan sebagai galeri untuk menampilkan produk-produk UMKM. Area display produk tersebut memiliki direncanakan dipasang sekat kaca berukuran 12 x 18 meter.

    Dengan fasilitas yang lebih tertata, ruang tersebut diharapkan dapat menjadi tempat promosi sekaligus pemasaran produk lokal yang lebih layak bagi pelaku UMKM Kotim.

    “Pembenahan teras dan ruang galeri ini juga bagian dari penataan fasilitas Swalayan UMKM agar dapat menarik perhatian pengunjung,” ujarnya.

    Usulkan Lampu Hias Terangi Yos Sudarso

    Penataan kawasan juga diarahkan pada peningkatan penerangan, khususnya di sekitar Swalayan UMKM dan pepohonan yang berada di sepanjang kawasan Jalan Yos Sudarso.

    Diskoperindag telah menyampaikan usulan penambahan penerangan jalan umum kepada Dinas Perhubungan Kotim. Konsep yang diusulkan tidak hanya berupa lampu penerangan jalan, tetapi juga lampu hias yang dipasang mengelilingi pohon untuk memberikan tampilan lebih menarik pada malam hari.

    Muslih mengatakan, jumlah pohon yang akan dipasangi lampu telah dihitung oleh Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi dan Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman (DSDABMBKPRKP) Kotim. Pemasangannya nantinya akan dilaksanakan oleh perangkat daerah tersebut.

    “Kami mengusulkan kepada Dinas Perhubungan untuk memberikan penerangan jalan umum, terutama lampu yang mengelilingi pohon. Tujuannya agar menarik pengunjung datang ke Swalayan UMKM sehingga Jalan Yos Sudarso lebih terang ketika malam hari,” tuturnya.

    Usulan penerangan tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana kawasan yang lebih menarik dan nyaman setelah hari mulai gelap. Dengan pencahayaan yang memadai, masyarakat diharapkan tidak hanya berkunjung pada siang hari, tetapi juga tertarik mendatangi Swalayan UMKM pada malam hari.

    ”Pekerjaan pemasangan lampunya akan dikerjakan oleh DSDABMBKPRKP Kotim, jumlah pohon yang akan dipasang lampu hias penerang juga sudah dihitung, namun pelaksanaannya kapan masih perlu dikoordinasikan lebih lanjut,” tandasnya. (hgn/ign)