Tag: Kebakaran

  • Kebakaran Tengah Malam di Sampit, Kamar Rusak Parah Kerugian Capai Puluhan Juta

    Kebakaran Tengah Malam di Sampit, Kamar Rusak Parah Kerugian Capai Puluhan Juta

    SAMPIT, Kanalindependen.id – Suasana malam yang seharusnya tenang di Perumahan Mandiri Residence, Jalan Walter Condrat, Desa Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mendadak berubah mencekam, Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 23.22 WIB.

    Sebuah kamar tidur milik Rani (24) dilaporkan terbakar secara tiba-tiba. Kepulan asap tebal yang muncul dari dalam rumah membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman.

    Sejumlah saksi mata menyebut, sebelum api terlihat membesar, sempat terdengar dua kali suara ledakan dari arah kamar. Tak lama kemudian, asap hitam pekat membumbung dan memicu kepanikan di tengah malam.

    Kepala Peleton I Damkar Kotim, Akhmad Ilham Wahyudi, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan darurat dari warga.

    Tiga unit mobil pemadam kebakaran bersama satu unit rescue diterjunkan ke lokasi. Saat petugas tiba, api disebut sudah mulai mengecil, namun masih menyisakan asap di bagian plafon dan dinding kamar.

    “Petugas langsung melakukan penyiraman dan pendinginan selama beberapa menit hingga kondisi benar-benar aman,” ujarnya, Kamis (26/3/2026) .

    Petugas dari tiga regu piket memastikan tidak ada potensi api kembali menyala sebelum meninggalkan lokasi.

    Detik-detik kebakaran sempat memicu kepanikan warga sekitar. Dengan penerangan seadanya, sebagian warga berupaya membantu mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

    Beruntung, api tidak sempat merambat ke bagian lain rumah maupun bangunan di sekitarnya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

    Rani, pemilik rumah, mengaku syok namun bersyukur seluruh penghuni rumah selamat dari insiden tersebut.

    “Saya sangat panik, tapi bersyukur semua selamat. Petugas juga cepat datang,” ungkapnya.

    Kerugian Puluhan Juta, Penyebab Diselidiki
    Akibat kebakaran tersebut, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta. Sejumlah perabotan serta struktur kamar mengalami kerusakan cukup parah.

    Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Dugaan sementara mengarah pada sumber api dari dalam kamar yang memicu ledakan awal.

    Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hari. Pemeriksaan instalasi listrik serta kesiapan alat pemadam sederhana di rumah dinilai penting guna mencegah risiko yang lebih besar. (***)

  • Api Menyala di Suka Bumi Barat, Damkar Kotim Berpacu dengan Waktu Selamatkan Permukiman

    Api Menyala di Suka Bumi Barat, Damkar Kotim Berpacu dengan Waktu Selamatkan Permukiman

    SAMPIT, kanalindepen.id -Sore itu, Senin (9/2/2026), langit di Jalan Suka Bumi Barat, Kelurahan Baamang Hilir, belum sepenuhnya gelap ketika kepanikan mulai terasa. Sekitar pukul 16.45 WIB, api tiba-tiba muncul dari sebuah rumah semi permanen milik Pak Toto. Asap pekat perlahan naik, membuat warga sekitar waswas bisa menjalar kapan saja di kawasan permukiman yang saling berhimpitan.

    Tak menunggu lama, seorang warga bergegas mendatangi Markas Komando Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur. Laporan itu langsung direspons cepat. Dua menit berselang, tepat pukul 16.47 WIB, armada pemadam meluncur menuju lokasi yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari markas.

    Di lapangan, petugas dari Peleton II Regu 1, 2, dan 3 langsung melakukan size up. Api diketahui telah membakar bagian bangunan seluas kurang lebih 5 x 6 meter. Fokus utama bukan hanya memadamkan api, tetapi juga memastikan kobaran tidak menjalar ke rumah-rumah lain di sekitarnya.

    “Kami langsung lakukan pemadaman dan pelokalisiran agar api tidak meluas,” kata Kepala Disdamkarmat Kotim, Akhmad Taufik, saat di lokasi.

    Dalam waktu sekitar 16 menit, api berhasil dikendalikan. Petugas kemudian melanjutkan dengan pendinginan dan overhaul untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa. Pada pukul 17.05 WIB, status kebakaran dinyatakan aman. Warga yang sejak awal menyaksikan dengan cemas akhirnya bisa bernapas lega.

    Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menyisakan luka. Seorang warga bernama Kurniawan Riski Rahmadi mengalami cedera ringan berupa luka sobek di telapak kaki kanan. Ia langsung mendapatkan penanganan di lokasi.

    Dari hasil sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.

    Proses penanganan kebakaran ini melibatkan banyak pihak. Selain personel Disdamkarmat Kotim, bantuan juga datang dari BPBD, PMI, relawan pemadam kebakaran Ketapi, Relawan Api Swadaya Baamang, hingga Relawan Masjid Jami’ As-Salam. Sejumlah pejabat Disdamkarmat Kotim turut hadir langsung di lokasi memastikan penanganan berjalan optimal.

    Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik di rumah, terutama di kawasan padat penduduk. Satu percikan kecil saja, bisa berujung pada kepanikan besar jika tak ditangani cepat. (***)