Penulis: Usay Nor Rahmad

  • Kilau Emas dan BBM Melambung, Inflasi Sampit Tembus 4,06 Persen di Agustus 2026

    Kilau Emas dan BBM Melambung, Inflasi Sampit Tembus 4,06 Persen di Agustus 2026

    SAMPIT, Kanalindependen.id  – Inflasi tahunan di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kembali meningkat pada Agustus 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Kotim mencatat inflasi year-on-year (y-on-y) mencapai 4,06 persen.

    Angka tersebut dihitung berdasarkan Indeks Harga Konsumen (IHK) yang mencapai 111,86. Nilai itu meningkat dibandingkan IHK Agustus 2025 yang berada di level 107,50.

    Kenaikan harga emas perhiasan dan bensin menjadi dua komoditas yang memberikan tekanan cukup besar terhadap inflasi Sampit.

    “Seluruh kelompok pengeluaran mengalami kenaikan harga secara tahunan. Namun, sejumlah kelompok mencatat tekanan yang lebih tinggi dibandingkan kelompok lainnya,” ungkap Kepala BPS Kotim Eddy Surahman, Senin (7/9/2026)

    Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat inflasi y-on-y tertinggi, yakni 10,47 persen. Emas perhiasan menjadi komoditas dengan andil terbesar pada kelompok tersebut, mencapai 0,57 persen terhadap inflasi.

    “Tekanan juga datang dari kelompok transportasi. Kelompok ini mencatat inflasi tahunan sebesar 6,10 persen,” katanya.

    Kenaikan harga bensin memberikan andil 0,40 persen terhadap inflasi Sampit. Sementara pelumas atau oli mesin memberikan andil sebesar 0,09 persen.

    Harga Pangan Masih Jadi Tekanan

    Kenaikan harga juga masih terasa pada kebutuhan sehari-hari masyarakat. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi y-on-y sebesar 5,52 persen.

    Kelompok ini bahkan menjadi penyumbang andil terbesar terhadap inflasi tahunan Sampit, yakni 2,01 persen.

    Sejumlah komoditas pangan tercatat memberikan tekanan cukup besar. Daging ayam ras memberikan andil 0,33 persen, ikan nila 0,31 persen, minyak goreng 0,21 persen, dan beras 0,18 persen.

    Meski tekanan harga cukup kuat secara tahunan, pergerakan harga pada Agustus 2026 secara bulanan relatif terkendali.

    Inflasi month-to-month (m-to-m) Sampit tercatat sebesar 0,18 persen. Sementara inflasi tahun kalender atau year-to-date (y-to-d) mencapai 2,94 persen.

    Sejumlah komoditas justru mengalami penurunan harga dan menahan laju inflasi. Di antaranya telur ayam ras, bawang merah, dan tomat.

    Inflasi Sampit Terus Meningkat

    Jika melihat perkembangan tiga tahun terakhir, inflasi tahunan Sampit menunjukkan tren peningkatan.

    Pada Agustus 2024, inflasi y-on-y tercatat sebesar 1,39 persen. Angka tersebut naik menjadi 2,40 persen pada Agustus 2025.

    Setahun kemudian, inflasi kembali meningkat hingga mencapai 4,06 persen pada Agustus 2026.

    Meski meningkat, angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan inflasi di sejumlah daerah lain di Kalimantan Tengah.

    Kabupaten Kapuas, misalnya, mencatat inflasi y-on-y sebesar 6,20 persen pada Agustus 2026.

    Kondisi tersebut menunjukkan tekanan harga di Sampit semakin kuat, terutama dari komoditas emas, transportasi, serta kebutuhan pangan masyarakat. (***)

  • Gemini 3.8 Flash Meluncur, Model AI Google Makin Agresif

    Gemini 3.8 Flash Meluncur, Model AI Google Makin Agresif

    Kanalindependen.id  – Google kembali mempercepat pengembangan model kecerdasan buatan (AI) Gemini. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu resmi meluncurkan Gemini 3.8 Flash pada 2 September 2026.

    Peluncuran ini menjadi model Flash ketiga yang diperkenalkan Google hanya dalam waktu sekitar enam minggu. Sebelumnya, Google merilis Gemini 3.5 Flash-Lite dan Gemini 3.7 Flash.

    Langkah tersebut menunjukkan Google semakin agresif mengembangkan model AI yang mengutamakan kecepatan, kemampuan penalaran, serta biaya penggunaan yang lebih rendah.

    Gemini 3.8 Flash dirancang untuk menangani pekerjaan yang membutuhkan penalaran lebih panjang. Fokus utamanya mencakup pemrograman, pengembangan perangkat lunak, serta pekerjaan berbasis agen AI atau agentic workflows.

    Google mengklaim model terbaru ini mampu meningkatkan kemampuan dalam menyelesaikan tugas-tugas kompleks. Model dapat melakukan penalaran lebih panjang dan menggunakan berbagai alat secara berulang untuk menyelesaikan pekerjaan.

    Fokus pada Coding

    Salah satu peningkatan yang menjadi perhatian adalah kemampuan pemrograman.

    Google menyebut Gemini 3.8 Flash menunjukkan peningkatan pada sejumlah pengujian software engineering. Model ini dirancang untuk mengerjakan tugas pengembangan perangkat lunak yang membutuhkan beberapa tahapan sekaligus.

    Kemampuan tersebut membuat Gemini 3.8 Flash diarahkan bukan hanya sebagai chatbot, tetapi juga sebagai mesin yang dapat membantu menjalankan pekerjaan secara lebih mandiri.

    Meski demikian, peningkatan kemampuan tersebut memiliki konsekuensi. Model dapat menggunakan lebih banyak token ketika mengerjakan tugas kompleks. Artinya, biaya aktual untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan bisa lebih tinggi dibandingkan sekadar menghitung harga per token.

    Harga Tetap Kompetitif

    Google mempertahankan harga pengenalan Gemini 3.8 Flash pada level yang sama dengan Gemini 3.7 Flash.

    Penggunaan model ini dibanderol US$0,75 per 1 juta token input dan US$3,75 per 1 juta token output hingga akhir 2026.

    Setelah periode tersebut, tarif standar akan naik menjadi US$1,50 per 1 juta token input dan US$7,50 per 1 juta token output.

    Strategi tersebut membuat Google berusaha menawarkan kemampuan AI yang semakin tinggi tanpa langsung menaikkan biaya dasar penggunaan model.

    Ada Versi Khusus Keamanan Siber

    Google juga memperkenalkan Gemini 3.8 Flash Cyber bersamaan dengan versi reguler.

    Model tersebut dirancang khusus untuk membantu pekerjaan keamanan siber, termasuk menemukan kerentanan perangkat lunak dan menghasilkan perbaikan atau patch.

    Google menyebut tim keamanan Chrome menemukan Gemini 3.8 Flash Cyber mampu menghasilkan patch yang benar hingga 2,6 kali lebih banyak dibandingkan model komersial yang lebih besar dalam pengujian mereka.

    Namun, versi Cyber tidak tersedia secara bebas. Google membatasi aksesnya melalui Fairwind Program untuk pemerintah dan mitra yang dipercaya.

    Google Makin Agresif

    Kemunculan Gemini 3.8 Flash memperlihatkan perubahan strategi Google dalam persaingan AI.

    Google tidak hanya mengandalkan model besar untuk mengejar kemampuan tertinggi. Perusahaan juga memperbanyak model Flash yang lebih cepat dan relatif murah untuk kebutuhan coding, otomasi, serta agen AI.

    Dalam waktu sekitar enam minggu, Google telah memperkenalkan tiga model Flash baru. Sementara itu, pembaruan lini model Pro tampak belum menjadi fokus utama.

    Persaingan AI pun semakin bergeser. Kemampuan model tidak lagi hanya diukur dari kemampuan menjawab pertanyaan, tetapi juga dari seberapa baik AI dapat menyelesaikan pekerjaan secara mandiri.

    Gemini 3.8 Flash menjadi salah satu langkah terbaru Google untuk masuk lebih dalam ke persaingan tersebut. (***)

  • Mengamuk di Pasar Berdikari Sampit, Pria Bersenjata Obeng dan Sajam Diamankan

    Mengamuk di Pasar Berdikari Sampit, Pria Bersenjata Obeng dan Sajam Diamankan

    SAMPIT, Kanalindependen.id – Aktivitas ekonomi dan lalu lintas warga di kawasan pertokoan Jalan Iskandar, tepatnya di sekitar Pasar Berdikari Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), sempat memuncak mencekam pada Senin siang (7/9/2026). Seorang pria yang diduga mengidap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) mengamuk di tengah kerumunan pedagang sambil memegang senjata tajam dan sebuah obeng dari dalam tasnya.

    Insiden menggegerkan yang terjadi sekitar pukul 13.15 WIB tersebut memicu kepanikan warga setelah pelaku bertindak agresif di depan sejumlah lapak dan kendaraan. Menanggapi aduan darurat warga, Tim Patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kotim langsung diterjunkan untuk menyisir lokasi hingga berhasil menyergap dan mengamankan pelaku di area Pasar Subuh.

    Guna mengantisipasi jatuhnya korban jiwa maupun timbulnya kerusuhan massal, petugas menerapkan strategi penanganan persuasif dan humanis tanpa menggunakan tindakan represif.

    Kepala Satpol PP Kotim Widya Yulianti, menegaskan bahwa penanganan individu berisiko tinggi di ruang publik membutuhkan kalkulasi presisi agar keselamatan masyarakat dan kondisi pelaku tetap terjaga.

    “Kami mengarahkan anggota untuk tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif dalam setiap penanganan, termasuk terhadap masyarakat yang diduga mengalami gangguan kejiwaan. Yang bersangkutan sudah kami amankan dan dibawa ke rumah sakit untuk penanganan medis, serta keluarganya sudah dihubungi,” terang Widya Yulianti, Senin (7/9/2026).

    Kesaksian warga setempat, Andi Saputra, mengonfirmasi bahwa pria tersebut sudah berulang kali berkeliaran dan memicu keresahan pemilik toko di sepanjang Jalan Iskandar.

    “Pria itu mengeluarkan senjata tajam, lalu obeng. Kondisinya seperti itu membuat orang yang melihat tentu khawatir. Memang sudah sering terlihat di sini dan buat orang resah,” ungkap Andi.

    Usai berhasil dilumpuhkan secara damai, pelaku langsung dievakuasi ke RSUD dr. Murjani Sampit guna menjalani pemeriksaan kejiwaan dan perawatan medis intensif. Situasi di Pusat Perdagangan Jalan Iskandar dan Pasar Berdikari kini telah kembali kondusif.

    Insiden pria bersenjata tajam di Pasar Berdikari Sampit menelanjangi lemahnya penanganan terpadu dan sistem rujukan ODGJ terlantar di wilayah perkotaan Kotim. Keberadaan ODGJ kumat yang dibiarkan berkeliaran bebas membawa benda berbahaya di pusat perdagangan adalah bukti nyata belum berjalannya fungsi pengawasan sosial dan penanganan kesehatan jiwa secara menyeluruh.

    Kanal Independen memberikan dua desakan penanganan:

    Dinas Sosial Kotim bersama Dinas Kesehatan didesak tidak sekadar menyerahkan beban penanganan ODGJ kepada Satpol PP dan pihak keluarga usai insiden terjadi. Pemkab Kotim wajib mengoperasikan rumah singgah (shelter) dan skema rehabilitasi kejiwaan terpadu, agar ODGJ yang berpotensi membahayakan tidak berulang kali dilepasliarkan kembali ke ruang publik tanpa pengobatan yang tuntas.(***)

  • Siap-Siap Cuaca Berubah Drastis! Hujan Deras 7–8 September, Kalteng Langsung Kering pada 9 September

    Siap-Siap Cuaca Berubah Drastis! Hujan Deras 7–8 September, Kalteng Langsung Kering pada 9 September

    PALANGKA RAYA, Kanalindependen.id – Masyarakat Kalimantan Tengah diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang berubah signifikan dalam tiga hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya merilis peringatan dini cuaca terhitung sejak 7 hingga 9 September 2026.

    Berdasarkan analisis BMKG, wilayah Kalimantan Tengah memprediksi terjadinya perubahan cuaca yang cukup kontras. Setelah diguyur hujan sedang hingga lebat selama dua hari berturut-turut, potensi hujan diperkirakan bakal nihil total pada pertengahan pekan.

    Prakirawan BMKG Tjilik Riwut menjelaskan bahwa potensi pertumbuhan awan hujan pada 7–8 September dipicu oleh terpantaunya daerah belokan angin dan konvergensi di wilayah Kalimantan Tengah. Kondisi ini diperkuat oleh kelembapan udara yang basah serta labilitas atmosfer lokal yang cukup kuat.

    “Kondisi ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah pada 7 dan 8 September,” tulis pihak BMKG Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut dalam rilis resminya, Senin (7/9/2026).

    Sebaran Hujan Lebat 7–8 September

    Pada Senin (07/09/2026), hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi merata di hampir seluruh daerah. Wilayah yang terdampak meliputi Kotawaringin Barat bagian utara, Sukamara bagian utara, Lamandau, Seruyan bagian utara, Kotawaringin Timur, Katingan bagian utara, Gunung Mas, Kapuas, Pulang Pisau, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Murung Raya, hingga Kota Palangka Raya.

    Sementara pada Selasa (08/09/2026), cakupan hujan lebat mulai sedikit bergeser namun tetap melanda mayoritas wilayah, khususnya Kotawaringin Barat, Sukamara bagian utara, Lamandau, Seruyan bagian utara, Kotawaringin Timur bagian utara, Katingan, Gunung Mas, Kapuas bagian utara, Pulang Pisau bagian utara, Barito Utara, Barito Selatan bagian utara, Murung Raya, dan Palangka Raya.

    Namun, memasuki Rabu (09/09/2026), BMKG mencatat kondisi potensi hujan sedang hingga lebat berada pada status NIHIL. Cuaca diperkirakan berganti menjadi cenderung kering di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

    Ancaman Karhutla dan Kualitas Udara

    Meski sebagian wilayah sempat diguyur hujan, BMKG mengingatkan bahwa potensi cuaca lokal berdurasi singkat yang disertai angin kencang tetap perlu diwaspadai. Di sisi lain, masa transisi menuju cuaca kering pada 9 September turut meningkatkan risiko kebencanaan lainnya, terutama Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

    BMKG mengimbau keras masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan untuk alasan apa pun. Selain ancaman kebakaran, potensi penurunan kualitas udara akibat polusi asap karhutla juga menjadi perhatian serius.

    Masyarakat disarankan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Jika terpaksa beraktivitas di luar, penggunaan masker sangat dianjurkan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, orang tua lansia, serta warga yang memiliki riwayat gangguan pernapasan. (***)

  • Dua Hari Lumpuh! Erupsi Krakatau Paksa Penerbangan Jakarta dan Surabaya ke Sampit Kembali Dibatalkan

    Dua Hari Lumpuh! Erupsi Krakatau Paksa Penerbangan Jakarta dan Surabaya ke Sampit Kembali Dibatalkan

    SAMPIT, Kanalindependen.id – Efek domino erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terus melumpuhkan sektor transportasi udara di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Selama dua hari berturut-turut pada 6–7 September 2026, dua penerbangan utama dari Jakarta dan Surabaya menuju Bandar Udara H. Asan Sampit dipastikan batal mengudara demi keselamatan operasional penerbangan dari potensi bahaya sebaran abu vulkanik (volcanic ash).

    Dua rute maskapai komersial yang kembali gagal mendarat di Sampit meliputi: Super Air Jet: Rute Soekarno-Hatta Jakarta (CGK) – Sampit (SMQ) PP. Nam Air (IN242/IN243): Rute Juanda Surabaya (SUB) – Sampit (SMQ) PP.

    PIC CAPT Bandara H. Asan Sampit, Alfiansyah, menjelaskan bahwa penerbangan Super Air Jet yang dijadwalkan terbang dari Jakarta pukul 12.35 WIB dibatalkan menyusul keputusan otoritas penerbangan yang memperpanjang penutupan operasional Bandara Soekarno-Hatta hingga pukul 18.00 WIB.

    Sementara itu, pembatalan penerbangan Nam Air dipicu oleh sistem rotasi armada berantai (rotational aircraft). Pesawat yang dijadwalkan melayani rute Jakarta – Pangkalan Bun – Surabaya – Sampit terhenti sejak penerbangan awal dari Jakarta dibatalkan akibat koridor udara Jawa Bagian Barat tertutup abu vulkanik.

    “Super Air Jet Jakarta-Sampit yang harusnya berangkat dari Jakarta pukul 12.35 WIB juga batal menyusul perpanjangan penutupan operasional Bandara Soekarno-Hatta hingga pukul 18.00 WIB akibat ancaman abu vulkanik,” terang Alfiansyah, Senin (7/9/2026).

    Wings Air Mendarat Mulus, Penerbangan Regional Tetap Berjalan

    Di tengah lumpuhnya dua maskapai utama, operasional Bandara H. Asan Sampit dipastikan tetap berjalan secara umum. Maskapai Wings Air yang melayani rute Surabaya–Sampit PP dilaporkan tidak mengalami kendala dan tetap beroperasi normal sesuai jadwal sejak Minggu (6/9/2026).

    Pada Senin (7/9/2026), armada Wings Air sukses mendarat tepat waktu pada pukul 13.25 WIB di Sampit dan kembali mengudara menuju Surabaya pada pukul 13.50 WIB. Pihak bandara terus mengimbau calon penumpang Nam Air dan Super Air Jet untuk segera berkoordinasi dengan customer service maskapai terkait skema reschedule maupun pengembalian dana tiket (refund).

    Gagal beroperasinya rute Jakarta dan Surabaya selama dua hari berturut-turut menelanjangi kerentanan ekstrem sistem transportasi udara Kotim yang sangat bergantung pada rotasi penerbangan Pulau Jawa. Di tengah kepungan kabut asap karhutla di daratan Kotim, terisolasi dari jalur penerbangan nasional kian memperburuk mobilitas medis, bisnis, dan logistik warga.

    Dua catatan kritikal dari Kanal Independen:

    Otoritas Bandara H. Asan Sampit bersama Pemkab Kotim didesak untuk membuka Posko Layanan Krisis Penumpang Terpadu di area terminal. Posko ini penting untuk mencegah penumpukan calon penumpang dan memastikan tidak ada denda tambahan bagi warga yang melakukan reschedule akibat kondisi force majeure. Selain itu, Pemkab Kotim perlu memperkuat moda transportasi darat dan laut sebagai rute alternatif darurat jika gangguan ruang udara akibat erupsi Krakatau berlangsung dalam durasi yang lebih panjang. (***)

  • Diduga Sengaja, Api Karhutla Merambat hingga Bakar Ruang Kelas Sekolah Lentera Nurani Sampit

    Diduga Sengaja, Api Karhutla Merambat hingga Bakar Ruang Kelas Sekolah Lentera Nurani Sampit

    ​SAMPIT, Kanalindependen.id – Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di pusat perkotaan Sampit kian menunjukkan ancaman nyata terhadap keselamatan publik. Kobaran api yang membakar lahan gambut di kawasan Jalan HHArsyad merambat cepat dan membakar bagian bangunan Sekolah Khusus Lentera Nurani di Jalan Nanas 4 Nomor 3A, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MB Ketapang), pada Minggu siang (6/9/2026).

    ​Insiden berbahaya ini bermula dari titik api lahan seluas 0,5 hektare di belakang rumah makan Tjap Dimsum yang dilaporkan warga pada pukul 11.32 WIB. Hanya dalam kurun belasan menit, lidah api menjalar mendekati dinding sekolah dan merambat masuk melalui jalur instalasi pipa pendingin udara (air conditioner).

    ​Satu unit AC serta sebagian plafon ruang kelas di Sekolah Khusus Lentera Nurani hangus dilalap api. Beruntung, ketangkasan tim gabungan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim, Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Ketapi 3, serta armada PT Suka Jadi Sawit Mekar berhasil mengepung dan melokalisasi api pada pukul 12.17 WIB sebelum melalap seluruh fasilitas sekolah.

    ​Disdamkarmat Kotim mengidentifikasi indikasi kuat unsur kesengajaan di balik munculnya titik api di lahan tersebut.

    ​”Setiba di tempat kejadian, petugas melakukan pemadaman dalam salah satu ruangan kelas. Satu buah AC dan bagian plafon terbakar karena rambatan kebakaran lahan di samping bangunan sekolah. Dugaan awal penyebab kebakaran lahan diindikasikan akibat arson atau sengaja dibakar,” rilis Komandan Peleton I Disdamkarmat Kotim Akhmad Ilham Wahyudi, Minggu (6/9/2026).


    ​Meskipun tidak memakan korban jiwa maupun luka-luka, terbakarnya fasilitas pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus ini menjadi bukti nyata ganasnya ulah oknum tidak bertanggung jawab di tengah musim kering.

    ​Peristiwa merambatnya karhutla hingga membakar ruang kelas Sekolah Khusus Lentera Nurani menelanjangi kerentanan ekstrem fasilitas pendidikan perkotaan terhadap bahaya pembakaran lahan secara sengaja (arson). Ketika tindakan pembakaran lahan gambut dilakukan dekat permukiman dan sekolah anak-anak berpotensi khusus, aksi tersebut merupakan kejahatan pidana serius yang mengancam nyawa publik.

    ​Kanal Independen mendesak dua langkah tegas penanganan:

    ​Pengusutan Tuntas oleh Kepolisian: Polres Kotim didesak untuk mengusut laporan indikasi arson di lahan belakang Tjap Dimsum ini secara tuntas. Pelaku pembakaran lahan di area padat perkotaan harus ditangkap dan dijerat pasal pidana berat agar memberikan efek jera yang nyata.

    ​Standardisasi Proteksi dan Sekat Bakar Sekolah: Pemkab Kotim bersama Dinas Pendidikan wajib mewajibkan seluruh sekolah di wilayah rawan karhutla membuat sekat bakar (firebreak) serta membersihkan vegetasi semak kering di sekeliling area sekolah guna mengantisipasi rambatan api berulang.

    ​Usut tuntas dugaan arson karhutla Sampit! Api lahan merambat hingga bakar plafon Sekolah Khusus Lentera Nurani! Polres Kotim wajib tangkap pembakar lahan di tengah kota! (***)

  • Ancaman Abu Vulkanik Krakatau Lumpuhkan Dua Rute Utama Bandara H. Asan Sampit

    Ancaman Abu Vulkanik Krakatau Lumpuhkan Dua Rute Utama Bandara H. Asan Sampit

    ​SAMPIT, Kanalindependen.id – Imbas kenaikan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda resmi melumpuhkan konektivitas udara menuju Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Dua rute penerbangan utama yang melayani rute Jakarta dan Surabaya menuju Bandar Udara H. Asan Sampit dipastikan batal beroperasi total pada Minggu (6/9/2026).

    ​Pembatalan dilakukan oleh otoritas penerbangan demi memitigasi bahaya sebaran abu vulkanik (volcanic ash) di koridor udara Jawa–Kalimantan yang dapat merusak mesin turbin pesawat.

    ​Dua armada komersial yang gagal mengudara tersebut meliputi:

    ​Super Air Jet (IU350/IU351): Rute Jakarta (CGK) – Sampit (SMQ) PP.

    ​Nam Air (IN242/IN243): Rute Surabaya (SUB) – Sampit (SMQ) PP.

    ​PIC CAPT Bandara H. Asan Sampit, Alfiansyah, membenarkan penghentian sementara operasional dua rute vital yang menghubungkan Kotim dengan pusat perekonomian Pulau Jawa tersebut.

    ​“Untuk penerbangan hari ini ada dua rute yang dibatalkan karena dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, yakni Super Air Jet rute Jakarta-Sampit pulang pergi dan Nam Air rute Surabaya-Sampit pulang pergi,” ujar Alfiansyah, Minggu (6/9/2026).


    ​Khusus maskapai Nam Air, pembatalan penerbangan ke Sampit merupakan efek domino (domino effect) dari terganggunya rangkaian rute pesawat. Armada yang dijadwalkan terbang melayani rute berantai Jakarta – Pangkalan Bun – Surabaya – Sampit terhenti sejak penerbangan awal dari Jakarta dibatalkan akibat koridor udara Jawa Bagian Barat tertutup material abu vulkanik.

    ​Pihak pengelola bandara mengimbau calon penumpang terdampak untuk segera menghubungi layanan konsumen maskapai terkait skema perubahan jadwal (reschedule) maupun pengembalian dana tiket (refund). Sementara itu, kepastian penerbangan pada Senin (7/9/2026) masih menunggu evaluasi peta ruang udara terkini dari Kementerian Perhubungan dan BMKG.

    ​Lumpuhnya dua rute utama di Bandara H. Asan Sampit menelanjangi kerentanan ekstrem mobilitas masyarakat Kotim terhadap gangguan ruang udara nasional. Di tengah situasi daerah yang terhimpit kabut asap karhutla, terputusnya penerbangan ke Jakarta dan Surabaya kian memperisolasi jalur transportasi darurat, medis, dan aktivitas ekonomi warga.

    ​Dua catatan evaluasi kritis dari Kanal Independen:

    ​Maskapai dan pengelola Bandara H. Asan Sampit didesak menyediakan posko informasi terpadu di area terminal guna menjamin kemudahan reschedule atau refund tanpa denda bagi calon penumpang terdampak force majeure. Selain itu, Pemkab Kotim dan otoritas perhubungan perlu mengantisipasi potensi lonjakan pemudik di jalur laut melalui Pelabuhan Sampit jika penutupan ruang udara akibat bencana abu vulkanik berlangsung lebih lama.

    ​Abu vulkanik Krakatau lumpuhkan penerbangan Sampit! Rute Jakarta dan Surabaya via Bandara H. Asan batal total!  Otoritas bandara wajib buka layanan penanganan tiket transparan bagi warga! (oes)

  • Peta Karhutla Kotim: Selatan dan Pesisir Masih Membara, Utara Cenderung Melandai

    Peta Karhutla Kotim: Selatan dan Pesisir Masih Membara, Utara Cenderung Melandai

    SAMPIT. Kanalindependen.id – Sebaran titik panas (hotspot) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih menunjukkan konsentrasi tinggi di wilayah selatan dan pesisir. Sementara itu, sejumlah kecamatan di bagian utara mencatat jumlah titik panas yang jauh lebih rendah.

    Berdasarkan rekapitulasi BMKG dan BPBD Kotim yang diperbarui Sabtu (5/9/2026) pukul 16.00 WIB, terdapat 674 hotspot yang terdeteksi dalam 24 jam terakhir.

    Konsentrasi tertinggi tercatat di Kecamatan Pulau Hanaut dengan 142 hotspot. Berikutnya Teluk Sampit sebanyak 129 titik, Mentaya Hilir Utara 103 titik, dan Mentaya Hilir Selatan 64 titik.

    Empat kecamatan tersebut secara kumulatif menyumbang 438 hotspot atau sekitar 65 persen dari total titik panas yang terdeteksi di Kotim.

    Kondisi paling mencolok terlihat di sejumlah desa. Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, menjadi salah satu titik dengan konsentrasi hotspot tertinggi. Wilayah ini tercatat memiliki 124 titik panas.

    Di Kecamatan Pulau Hanaut, konsentrasi hotspot juga cukup tinggi. Desa Hantipan menyumbang 58 titik, sedangkan Desa Bantian tercatat memiliki 36 titik panas.

    Sebaran tersebut menunjukkan bahwa ancaman karhutla masih terkonsentrasi pada wilayah tertentu. Kondisinya berbeda dengan sejumlah kecamatan di bagian utara yang mencatat jumlah hotspot relatif rendah.

    Kecamatan Tualan Hulu dan Cempaga masing-masing hanya terdeteksi satu hotspot. Sementara Telaga Antang tercatat empat titik, Bukit Santuai lima titik, dan Antang Kalang sebanyak 10 titik.

    Dari total 674 hotspot, BMKG mencatat 659 titik berada pada tingkat kepercayaan menengah atau confidence level 30–79 persen.

    Sebanyak 11 titik masuk kategori kepercayaan tinggi dengan tingkat keyakinan kurang lebih 80 persen. Sementara empat titik lainnya berada pada kategori rendah dengan tingkat kepercayaan kurang lebih 29 persen.

    Tingginya konsentrasi hotspot di wilayah selatan dan pesisir menjadi perhatian serius di tengah kondisi cuaca kering yang masih berlangsung.

    Pemetaan tersebut dapat menjadi dasar bagi Satgas Karhutla Kotim untuk menentukan prioritas pemantauan dan penanganan, terutama pada wilayah yang menunjukkan konsentrasi titik panas tinggi.

    Pemadaman darat maupun dukungan operasi udara diperlukan untuk mencegah titik api berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas dan berdampak terhadap permukiman serta kualitas udara masyarakat. (***)

  • Berkat Laporan Warga Pelita Barat, Polisi Bongkar Markas Transit Sabu Perumahan Citra Mandiri

    Berkat Laporan Warga Pelita Barat, Polisi Bongkar Markas Transit Sabu Perumahan Citra Mandiri

    ​SAMPIT, Kanalindependen.id – Keberanian warga dalam menjaga lingkungannya kembali membuahkan hasil nyata dalam memberantas peredaran gelap narkotika di perkotaan Sampit. Berawal dari laporan masyarakat Jalan Pelita Barat yang resah dengan aktivitas mencurigakan, Satresnarkoba Polres Kotawaringin Timur (Kotim) berhasil membongkar markas transit sabu di Perumahan Citra Mandiri Jalur 3, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MB Ketapang), Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

    ​Dalam penggerebekan tersebut, polisi meringkus seorang pria berinisial M (32) yang memanfaatkan kediamannya di kawasan perumahan sebagai lokasi penyimpanan barang haram. Petugas menemukan puluhan gram sabu yang disembunyikan secara rapi di balik perabotan rumah tangga untuk mengecoh aparat.

    ​Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Plt. Kasi Humas Polres Kotim IPTU Edi Walujo mengonfirmasi kronologi pengungkapan kasus yang diawali dari informasi warga tersebut.

    ​“Pengungkapan bermula dari laporan masyarakat mengenai dugaan transaksi narkotika di Jalan Pelita Barat, Perum Citra Mandiri Jalur 3. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mendapati terlapor berada di rumahnya dan dilakukan penggeledahan dengan disaksikan Ketua RT serta warga setempat. Dalam penggeledahan ditemukan sembilan bungkus plastik klip diduga berisi sabu dengan berat kotor 27,59 gram yang disimpan dalam bungkus plastik hitam di bawah kulkas,” terang IPTU Edi Walujo, Jumat (4/9/2026).

    ​Selain menyita 27,59 gram sabu, penyidik mengamankan barang bukti pendukung peredaran berupa satu unit timbangan digital warna hitam, dua pak plastik klip kosong, potongan sedotan plastik, serta satu unit telepon seluler merek OPPO A3 Pro warna hitam yang digunakan untuk bertransaksi.

    ​Tersangka M beserta seluruh barang bukti kini telah digelandang ke Mapolres Kotim untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi menjerat M dengan Pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman pidana hingga 20 tahun penjara.

    ​Terbongkarnya markas transit sabu di Perumahan Citra Mandiri menelanjangi pergeseran modus operandi jaringan pengedar yang makin berani menyusup ke lingkungan permukiman warga. Pengungkapan ini membuktikan bahwa posko kewaspadaan masyarakat di tingkat tapak adalah benteng utama yang paling efektif dalam memutus rantai peredaran narkotika.

    ​Kanal Independen memberikan dua catatan evaluasi dan desakan penanganan:

    ​Keberhasilan warga Pelita Barat harus menjadi contoh bagi lingkungan perumahan lain di Kotim untuk tidak takut melaporkan setiap indikasi kejahatan narkoba. Di sisi lain, Polres Kotim didesak mendalami keterangan tersangka M untuk membongkar bandar utama yang mendistribusikan sabu 27,59 gram tersebut, agar penindakan tidak berhenti hanya pada level kurir atau tempat transit semata.

    ​Bongkar markas transit sabu di Sampit! Berkat aduan warga Pelita Barat, Polres Kotim sita 27,59 gram sabu!  Tersangka M terancam 20 tahun penjara! (***)

  • Dua Rumah Ludes Terbakar di Babaung, Akses Sungai Paksa Petugas Tempuh Jalur Air

    Dua Rumah Ludes Terbakar di Babaung, Akses Sungai Paksa Petugas Tempuh Jalur Air

    ​SAMPIT, Kanalindependen.id – Musibah kebakaran pemukiman menghantam warga di Desa Babaung, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pada Jumat (4/9/2026). Dua unit rumah warga dilaporkan ludes terbakar dan satu rumah lainnya turut terdampak, sementara satu warga mengalami luka ringan akibat terkena sabetan api.

    ​Proses penanggulangan kebakaran menghadapi tantangan geografis yang cukup berat. Berada di wilayah pesisir perairan, lokasi kejadian hanya dapat diakses melalui jalur sungai. Kondisi ini memicu petugas gabungan dari Damkar Sektor Samuda, Koramil Samuda, relawan Redkar, hingga tim pemadam PT RMU dan SLA Babaung harus menerjang gelombang sungai menggunakan perahu demi mencapai titik api.

    ​Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim, Hery Wahyudi, mengonfirmasi respons cepat pengerahan personel gabungan tersebut.

    ​“Laporan kebakaran diterima Damkar Sektor Samuda dan langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan personel bersama Koramil serta relawan Redkar. Setiba di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman hingga pendinginan,” terang Hery Wahyudi, Jumat (4/9/2026).


    ​Respons cepat para armada relawan air mendapat apresiasi mendalam dari tokoh masyarakat Samuda, Bachtiar, yang memuji kesiapsiagaan para pemadam di tengah kendala akses sungai.

    ​“Terima kasih banyak untuk para pemadam api dari RMU dan SLA Babaung serta kawan-kawan pemadam dan relawan RPAS Samuda yang langsung gerak cepat saat menerima laporan warga. Semoga warga yang terkena musibah diberikan kesabaran dan Allah gantikan dengan yang lebih baik,” ungkap Bachtiar.


    ​Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti munculnya titik api serta total kerugian material masih dalam proses penyelidikan dan pendataan oleh aparat berwenang.

    ​Amuk api di Desa Babaung menelanjangi kerentanan ekstrem wilayah pesisir dan pulau-pulau di sepanjang aliran Sungai Mentaya terhadap ancaman kebakaran pemukiman. Ketergantungan penuh pada akses jalur air kerap menjadi penghambat utama percepatan respons pemadaman (response time) di tingkat tapak.

    ​Kanal Independen mendesak intervensi dan langkah mitigasi darurat:

    ​Disdamkarmat Kotim bersama Pemkab Kotim didesak untuk memprioritaskan pengadaan unit mesin pompa terapung (floating pump) serta armada kelotok pemadam khusus di setiap desa pesisir Kecamatan Pulau Hanaut. Penguatan kapasitas Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) berbasis desa menjadi kunci vital agar penanganan awal kebakaran tidak perlu menunggu lama kedatangan armada dari luar pulau.

    ​Musibah kebakaran hantam Desa Babaung!Dua rumah ludes, petugas harus naik perahu tembus jalur sungai!  Disdamkarmat dan Pemkab Kotim wajib perkuat armada pemadam perairan! (***)