Memburu Harga sebelum Ongkos Naik, Penumpang Kapal di Sampit Hindari Berdesakan Mudik

Pada sisi lain, DLU menyebut tarif normal rute Sampit–Surabaya Rp325.000, sementara rute Sampit–Semarang Rp300.000. Narasi diskon memang terasa, tetapi angka di tangan penumpang bisa memunculkan pertanyaan lanjutan yang layak dipertanyakan.

Dari pengakuan penumpang, tiketnya Rp308 ribu per orang, sedangkan tarif normal Sampit–Surabaya Rp325 ribu. Selisih ini tidak otomatis identik dengan 15 persen dari tarif normal.

​Masalah lain yang mengiringi kejar harga diskon adalah kepastian jadwal. DLU menyatakan jadwal keberangkatan kapal selama arus mudik hingga arus balik Lebaran belum dirilis karena KM Kirana III masih tahap docking.

​Saat angkutan Lebaran, DLU menyiapkan dua kapal, yakni KM Kirana III berkapasitas 500 penumpang untuk rute Sampit–Surabaya dan KM Rucitra VI berkapasitas 370 penumpang untuk rute Sampit–Semarang.

Jumlah trip atau call keberangkatan masih belum dirilis, dan perusahaan menyatakan jadwal akan dipublikasikan setelah kapal selesai docking.

Saat diskon punya tenggat dan tuslah menunggu kalender berganti, banyak penumpang memilih mudik lebih awal untuk mengamankan kursi dan menahan biaya sebelum puncak mengerek tarif. Dermaga Sampit memang belum riuh, namun arus keberangkatan sudah mengalir lebih cepat dibanding hari biasa. (ign)

Laman: 1 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *