Berdasarkan data, jumlah penerima KHBS di Kotim sebesar 33.116 orang. Sementara penerima bantuan Presiden sebanyak 37.754 orang.
Keterkaitan antara peta suara dan distribusi bantuan ini muncul beriringan dengan klaim netralitas. Agustiar berulang kali menyebut bantuan tidak membedakan pemenang dan pihak yang kalah dalam pilkada. Di sisi lain, hasil suara tetap dijadikan rujukan dalam penjelasan di hadapan para kepala daerah.
Sejumlah literatur ekonomi politik mencatat bahwa kebijakan fiskal kerap dikaji dalam kaitannya dengan momentum elektoral. Konsep tersebut dikenal sebagai political budget cycle, sebagaimana dijelaskan Rogoff dan Sibert (1988).
Di sisi lain, teori administrasi publik mengenal prinsip administrative neutrality, yang menekankan pemisahan antara legitimasi elektoral dan pelaksanaan kebijakan setelah pemilu selesai.
Provokator dari Kalangan Terdidik hingga Elite Partai
Gelombang kritik terhadap Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) dalam setahun terakhir ikut mendapat porsi. Agustiar menyebut adanya pihak yang menjadi provokator di ruang publik, terutama digital.
Menurutnya, provokator itu berasal dari kalangan mampu, berpendidikan tinggi, hingga elite partai. Isu provokator ini sebelumnya juga diungkap Agustiar saat launching KHBS pekan lalu.
Agustiar menegaskan, program tersebut ditujukan kepada warga yang berhak, dan meminta jajaran di bawahnya membantu meluruskan informasi.
”Kepentingan masyarakat itu di atas segala-galanya. Tapi harus orang yang berhak menerimanya,” ujarnya.
Menurutnya, warga yang secara ekonomi sudah mampu, jelas tak masuk kategori penerima kartu tersebut.
”Melalui kartu ini, penerima akan mendapat bantuan pangan dan uang. Selain itu, ada bantuan pendidikan, termasuk program kuliah gratis. Kami ingin tidak ada anak yang putus sekolah. Kalau ada data yang kurang, tolong sampaikan pada kami,” tegasnya.
Agustiar meminta bupati, wakil bupati, serta jajarannya membantu menyelaraskan sampai tingkat bawah, kecamatan, hingga desa. ”Ini penting supaya bantuan tepat sasaran,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan